^ Back to Top
Facebook Twitter Feedburner Technorati
 
 
Anda berada di: Depan > Blog
Persib Tingkatkan Akurasi Passing
Diposting pada: 2010-10-06 09:08:55 | Hits : 469 | Kategori: Persib

Pelatih Jovo Cuckovic mengasah akurasi "passing" (umpan datar) semua pemain pada latihan di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (5/10) sore. Jovo menilai "passing" pemain menjadi salah satu kelemahan Persib pada dua pertandingan "Tur Jawa Timur" ke Lamongan dan Sidoarjo, yang hanya pulang membawa 1 poin.  "Penerapan kombinasi 'passing' tidak berjalan dengan baik saat kita bertanding," ujar Jovo kepada pemain di ruangan ganti sebelum menjalankan latihan.

Dalam latihan itu, Jovo menerapkan "fast direct passing" yang dikombinasikan dengan berlari sprint. Hal ini  sengaja diterapkan tim pelatih agar pemain bisa terbiasa menerima dan mengumpan bola dengan cepat dan akurat tanpa harus dikontrol terlebih dahulu.  "Jangan biasakan membawa bola terlalu lama. Kontrol bola dengan satu sentuhan, lalu berikan bola tersebut kepada kawanmu dengan cepat dan akurat. Berkonsentrasilah pada arah datang dan perginya bola," teriak Jovo kepada para pemain saat memeragakan "passing" yang dia intruksikan. SiswantoUsai berlatih "passing", latihan dilanjut dengan melakukan umpan-umpan kombinasi segitiga yang dilakukan pemain posisi bertahan, gelandang, dan penyerang. Para pemain depan, dikonsentrasikan pada penyelesaian akhir. Asisten pelatih Robby Darwis yang ditemui usai latihan mengatakan bahwa dengan berlatih umpan yang yang cepat dan akurat, diharapkan bisa membuat pemain terbiasa berkonsentrasi untuk meminimalisir terjadinya blunder ketika sedang bermain.

"Kita sedang meningkatkan kualitas 'passing' agar bisa memberikan umpan cepat yang diimbangi dengan akurasi. Jadi ketika bertanding, kita terbiasa konsentrasi. Dengan demikian, kejadian salah umpan atau umpannya terpotong lawan bisa teratasi," ujar Robby.

Keinginan tim pelatih agar pemain dapat berkonsentrasi selama 90 menit waktu pertandingan dan dapat memberikan umpan cepat yang akurat ditanggapi Siswanto. Menurut dia, hal itu sebagai penyesuaian formasi 4-4-2 yang diterapkan Jovo. Menurut Siswanto dengan berlatih umpan cepat sangat menguras stamina dan dibutuhkan konsentrasi ekstra agar tidak terjadi kesalahan umpan dan cedera. "Dengan kondisi lapangan yang tidak rata, sangat sulit memberikan umpan langsung yang akurat sambil berlari sprint. Jika salah posisi pijakan kaki, kita bisa cedera ketika menerima umpan dari kawan," ujarnya.

Senada dengan Siswanto, Rendi Saputra. Ia mengatakan bahwa dirinya selalu berusaha memaksimalkan kemampuannya di lapangan. Meski merasakan ada kendala dengan kondisi lapangan yang kurang menunjang untuk melakukan umpan-umpan datar yang cepat dan akurat, dia berharap dapat secepatnya mencari solusi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. "Rumput lapangan terlalu tebal dan tidak rata. Cukup sulit jika harus berlari dan memberikan umpan yang menyisir lapangan. Meski kita sudah berusaha untuk mengarahkan bola sesuai dengan posisi kawan yang akan diberikan umpan, tanah yang tidak rata serta rumput yang menonjol membuat arah bola berubah secara drastis," ujarnya.

sumber: persib.co.id

 

Suka dengan tulisan ini? Klik Tombol LIKE atuhhh :)

Kata Siapa Orang Sunda Tidak Bisa Bilang F? PITNAH!!! Google Drive, Ancaman Serius untuk Dropbox dan Box Kunci Sukses 100 Tahun IBM: Eksplorasi dan Pendidikan Produksi 400 Juta Unit¸ Apple Bangun 5 Pabrik 500 Juta Smart TV Berkemampuan "Web" Diproduksi hingga 2015 Dibuka, Domain Pribadi Senilai Rp1,6 Miliar Rose Menang dengan "Jurus Kepiting" Blueseed, Kota Terapung ala Silicon Valley FOTO: Menkominfo Tifatul Kunjungi VIVAnews Indonesia Tundukkan Maladewa 3-0

MUTIARA HADIST
Saling Ukhuwah :
Dari Abu Hurairah RA, Bahwa Rasulullah Bersabda, "Janganlah Kalian Saling Mendengki, Melakukan Najasy (semacam Promosi Palsu), Saling Membenci, Memusuhi, Atau Menjual Barang Yang Sudah Dijual Ke Orang Lain. Tetapi Jadilah Kalian Hamba-hamba Allah Yang Bersaudara. Seorang Muslim Adalah Saudara Bagi Muslim Yang Lain, Tidak Menzhalimi, Dan Tidak Membiarkan Atau Menghinakannya. Takwa Itu Di Sini (beliau Menunjuk Ke Dadanya Tiga Kali)."
(Mutiara Hadist lainnya)

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

 


 

 
Blog PutraGaluh © Copyright 2010 All Rights Reserved | Powered By: GaluhWeb CMS (blog)