Kentang pertama kali mencapai daratan Eropa di tahun 1500-an
bersamaan dengan kedatangan kapal-kapal Spanyol dari Peru.
Namun saat didatangkan, kentang lambat sekali diterima
masyarakat Eropa.
Kentang dilarang dimakan di Burgundy karena dianggap sebagai
biang penyakit lepra. Di tempat lain kentang mendapat nama
jelek karena sempat dituduh sebagai penyebab penyakit sipilis.
Hingga tahun 1720-an, di Amerika masih terdapat kepercayaan
bahwa kentang dapat memperpendek umur yang mengkonsumsinya.
Baru setelah kemerdekaan Amerika, kentang lebih bisa diterima,
dan saat ini telah menjadi salah satu makanan pokok orang
Amerika.
Sumber: www.indocenter.co.id















![Validate my RSS feed [Valid RSS]](images/valid-rss-rogers.png)



