DDOS Attack Terbukti Masih Efektif Matikan Domain Name System

Juma't, 05/06/2009 Internet 2268 hits


Untuk kesekian kalinya, serangan DDOS (Distributed Denial of Service) attack melalui protocol UDP terbukti efektif mematikan sistem nama domain (Domain Name System) sehingga sejumlah besar web site tidak dapat di-resolve namanya di Internet. User tidak bisa membuka alamat domain web site yang sistem DNS-nya terkena serangan.

Domain Name System sendiri adalah layanan di Internet yang bertugas memetakan alamat IP suatu web site, situs atau server di Internet ke dalam format penamaan yang relatif mudah dikenali serta dihapalkan oleh manusia. DNS adalah salah satu layanan utama mendasar di Internet setelah IP Routing System (pemetaan jalur jaringan IP).

Pada hari Kamis (04/06/09), setidaknya dua server milik pengelola domain Indonesia yang berada di dua penyelenggara jasa internet (internet service provider/ISP) Indonesia tidak dapat diakses karena telah menjadi korban serangan DDOS. Server tersebut dikirimi paket data jenis UDP yang memenuhi internet traffic di dua perusahaan tersebut dan sekaligus berusaha untuk membebani proses (buffer overflow) agar layanan DNS kolaps.

Dari hasil analisa sementara, sumber serangan berasal dari sejumlah server zombie yang tersebar di sejumlah negara. Kemungkinan para penyerang (attacker) menggunakan Botnet di dalam melakukan serangan DDOS ini. Belum dapat dipastikan apakah serangan DDOS ini berkaitan dengan berbagai kasus yang mengganggu hubungan diplomatik antara Indonesia Malaysia, mengingat trend saling serang di dunia cyber masih terus berlangsung antara aktivis underground di kedua negara sejak beberapa bulan terakhir ini.

Sampai dengan hari ini, dua penyelenggara jasa internet tersebut menerima serangan DDOS tersebut dari berbagai penjuru dunia. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team of Internet Infrastructure) dua ISP lokal tersebut telah menerima tidak kurang dari 1262 serangan dalam 4 hari.

Adapun dari IP Address yang berhasil dimonitor oleh ID-SIRTII, Canada adalah negara yang paling banyak melakukan serangan terhadap dua penyelenggara jasa internet tersebut. Selain Canada, serangan tersebut dilakukan secara berturut-turut dilakukan oleh Swedia, Belanda, Australia, Jerman, Inggris, Rumania, Jepang dan Brazil.

M. Salahuddien, Wakil Ketua ID-SIRTII menyatakan bahwa serangan DDOS tersebut telah menyebabkan dua server DNS milik pengelola nama domain .id mengalami gangguan. Pada saat dikonfirmasi mengenai adanya kaitannya dengan renggangnya hubungan Indonesia-Malaysia, M. Salahuddin berpendapat bahwa sangat besar kemungkinan serangan-serangan tersebut berkenaan dengan krisis Indonesia-Malaysia.

Mengenai asal IP Address penyerang yang tersebar di sejumlah negara di lima benua M. Salahuddien berpendapat bahwa besar kemungkinan si penyerang menggunakan program zombie dan botnet yang secara otomatis mengirimkan paket data ke objek serangan.

Serangan DDOS telah terbukti, masih efektif untuk mematikan sistem penamaan domain Internet dan situs (website) sehingga tidak bisa diakses oleh user. Tidak bisa diaksesnya sejumlah domain .id selama beberapa waktu adalah suatu bukti bahwa keamanan informasi menjadi hal yang strategis di era teknologi informasi.

Sumber : http://idsirtii.or.id/index.php/news/2009/06/04/38.html

: tanpa label


IPv6 Telah Resmi Diluncurkan

Kamis, 07/06/2012

Firefox 4 Di Android

Kamis, 31/03/2011


Silakan beri komentar :)

Tahukah ANDA ?
Menurut penelitian yang dilakukan oleh lembaga Forrester, di Amerika, telepon biasa memerlukan waktu 91 tahun untuk mencapai jumlah 100 Juta unit terpasang. Sedangkan televisi memerlukan waktu 54 tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Sementara saat ini, handphone memperoleh satu pelanggan baru setiap 1,3 detik..!


MUTIARA HADIST

Dari Ibnu Umar R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Kamu Sekalian Adalah Pemimpin Dan Kamu Akan Ditanya Mengenai Kepemimpinanmu. Imam (Penguasa) Adalah Pemimpin Dan Akan Ditanya Mengenai Kepemimpinannya. Seorang Laki-laki Adalah Pemimpin Keluarganya Dan Bertanggung Jawab Mengenai Kepemimpinannya. Istri Adalah Pemimpin Rumah Tangga Suaminya Dan Bertanggung Jawab Atas Kepemimpinannya. Pelayan (buruh) Adalah Pemeliharaharta Majikannya Dan Akan Ditanya Mengenai Pemeliharaannya. Maka Kamu Sekalian Adalah Pemimpin Dan Masing-masing Bertanggung Jawab Atas Kepemimpinannya."

Jadilah Pemimpin Bukan Penguasa

Hosting, VPS & Server

Kini saatnya memiliki website/blog professional dan memiliki prestise baik untuk pribadi maupun instansi/perusahaan. Layanan VPS maupun Dedicated Server dengan harga yang terjangkau

Learn More

Web Desain

Memerlukan layanan Jasa pembuatan website ? Jangan ragu untuk menggunakan layanan GaluhWeb yang telah digunakan oleh puluhan Pelanggan. Ayo tunggu apalagi ?

Learn More

Domain

Gunakan identitas bisnis atau blog dengan domain yang keren. Harga murah dengan fitur melimpah. Buruan daftarkan domain anda sebelum keduluan yang lain :)

Learn More