Split (membagi file sql menjadi beberapa file) file sql pun dilakukan, sehingga dicoba masing-masing file menjadi 1MB namun hal itu tidak memberikan solusi dan ternyata untuk file sql yang di import menggunakan phpmyadmin itu terdiri dari ribuan query yang otomatis memerlukan waktunya yang cukup lama untuk memprosesnya. Sedangkan, tiap penyedia jasa hosting akan memberikan batas execution time untuk memproses script tertentu dan defaultnya kurang lebih 30 detik hal ini untuk menjaga penggunaan resource server berlebih dan alasan keamanan lainnya.
Akhirnya ditemukan lah solusi untuk melakukan import file sql yang memiliki query yang banyak yakni import langsung dari sisi servernya dengan menggunakan CLI (Command Line Interface). Memang untuk penyedia jasa web hosting jarang yang memberikan shell akses sehingga hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh provider yang bersangkutan.
Berikut langkah-langkanya :
- Setiap file sql yang akan di import harus berada di server, bisa menggunakan ftp atau cpanel file manager.
- CLI yang dijalankan sebagai berikut :
mysql -u [username] -p [database name] <
/path/to/file/data.sql
Akan muncul prompt Password untuk authentikasi.
Apabila tidak muncul error, query dalam file sql tersebut sudah di eksekusi dan untuk memastikannya kita bisa menggunakan phpmyadmin untuk melihat hasil query tersebut.
Semoga bermanfaat