Resolusi Monitor Karmic Koala

Optimis dengan telah dirilisnya Ubuntu 9.10 "karmic koala" akhirnya PC dirumah (Ubuntu 9.04) diupgrade secara online dan Laptop diupgrade secara offline menggunakan Ubuntu Alternate 9.10. Resume yang saya peroleh :

Update Online :
  • Secara umum semua berjalan normal seperti versi sebelumnya Jaunty Jackalope, hanya beberapa aplikasi saja di disable pada saat upgrade dan belum berjalan sempurna seperti compiz dll;
  • Resolusi yang menjadi isu bugs dari Karmic Koala ternyata benar, Resolusi monitor yang sebelumnya bisa 1280x1024 kini hanya mentok di 1024x768, saat ini monitor yang saya gunakan adalah "Intel Corporation 82G33/G31 Express Integrated Graphics Controller (rev 10)";
  • Harus dilakukan update lagi untuk memperoleh update terbaru setelah release, dan hal ini disarankan untuk meminimalisir bug yang ada.
Update Offline :
  • Kurang lebih sama seperti kondisi setelah update online;
  • Wired Connection tidak up, sehingga kini laptop saya belum bisa internetan.
Karmic Koala memang memiliki ciri khas, yakni user login yang minimalis dengan pilhan desktop seperti Gnome dan KDE sehingga proses booting dan login memang relatif lebih cepat.

Solusi Resolusi Monitor

Dengan kondisi resolusi yang sekarang otomatis akan sangat mengganggu karena ruang kerja menjadi lebih sempit, dan setelah googling menemukan alternatif sementara sambil menuggu bug fix dari Canonical (berharap, semoga cepet). Intinya simple, yang dilakukan adalah melakukan update Xorg server dan seluruh paketnya dengan peritah :

# sudo apt-get install xorg*

Setelah proses selesai, lakukan restart dan kini saya sudah bisa memperoleh resolusi monitor maksimal 1280x1024 meski yang dirasakan memang agak sedikit berat tapi setidaknya bisa memberikan solusi sementara.

Sedangkan untuk kasus dilaptop, belum sempet oprek lagi :)

Selamat mencoba ..
Tags:
  • #null
  • Mutiara Hadist: Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda?

    Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu."

    TOP