Re-Tweet dengan TweetMeme Button

Seperti yang disampaikan dalam posting sebelumnya tentang Pasang Facebook Like Button bahwa ada satu fitur yang kini trend dalam dunia blogging yakni meneruskan kembali informasi dari situs berupa link site dan informasinya ke account Twitter kita atau account Twitter pengujung web kita.

"The Retweet button is for website and blog publishers that want to encourage their audience to retweet their content on twitter."

Yang digunakan oleh blog ini yakni TweetMeme, adalah salah satu site yang menyediakan api untuk interkoneksi dengan account Twitter. Implementasinya sangat mudah, tidak jauh berbeda dengan Pasang Facebook Like Button . Cukup Copy+Paste saja dan kita bisa langsung memanfaatkan fasilitas dari TweetMeme tersebut.

Code bisa diperoleh di http://tweetmeme.com/about/retweet_button nah karena blog ini menggunakan engine sendiri bukan wordpress, blogger dsb maka yang saya pilih adalah Web Button, apabila anda menggunakan wordpress silakan untuk memilih opsi plugin dan mengikuti instruksi pemasangannya di wordpress.

Sedangkan untuk cara manual (bukan plugin), langkahnya adalah :

<script type="text/javascript">
tweetmeme_url = 'http://yoururl.com';
</script>
<script type="text/javascript" src="http://tweetmeme.com/i/scripts/button.js"></script>

Catatan: http://yoururl.com diganti sesuai dengan domain anda, atau dynamic link script web anda :)

Simple kan ? hasilnya yang saya implementasikan bisa dilihat di bawah judul posting ini dibagian kanan ada tulisan 'retweet'.

Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat.

 

Tags:
  • #null
  • Mutiara Hadist: Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin

    "Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."

    TOP