ATA over Ethernet (AoE) ? Vblade ?

Mungkin pernah dengar istilah diskless atau kloning PC atau di linux ada istilah LTSP (Linux Terminal Service Project), secara umum dengan diskles/Kloning/LTSP memungkinkan PC (Client) bisa menggunakan aplikasi/OS yang ada di server diskles. Jadi kalo di server ada aplikasi A, maka client pun bisa menggunakan aplikasi A. Cuma yang saya tau diskles tidak memungkinkan OS Client berbeda dengan Servernya. Kalo Servernya Window$, maka clientnya pun Window$ begitupun kalo pake linux. Diskles membutuhkan Disket Boot untuk memperoleh OS dari Server atau kalo nggak salah bisa juga boot dari network dengan menggunakan chipset yang telah di set untuk diskles.

Vblade, apaan tuh ? Vblade adalah perangkat lunak berbasis AoE target, virtual EtherDrive Blade. Vblade ekspor blok penyimpanan lokal untuk sebuah host pada jaringan area lokal jaringan. Host dengan ATA over Ethernet (AoE) inisiator, seperti aoe driver untuk Linux, kemudian dapat mengakses penyimpanan melalui jaringan.

Dengan Vblade, client hanya memerlukan ethernet untuk menerima image. dengan server linux, vblade bisa juga mengirimkan image os window$ dan client selayaknya menggunakan OS sendiri dengan storage/image yang telah dialokasikan oleh vblade. Setahu saya vblade baru bisa di linux, unix dan Posix, tapi ada isu juga bisa di freebsd .. ada yang mau menambahkan ? atau kasih koreksi atas tulisan ini.

Referensi mengenai vblade bisa ditemui kalo kita menyempatkan diri untuk akrab dengan bang Google

Sumber : http://sourceforge.net/projects/aoetools/

Tags:
  • #null
  • Mutiara Hadist: Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin

    "Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."

    TOP